Yodi Prabowo Wartawan Metro TV Dianiaya Hingga Tewas

Tolakamsiong – Polisi menjelaskan kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo karena luka tusuk senjata tajam yang mengenai jantungnya. Tersisa luka ditemukan waktu Tim dokter Rumah Sakit Polri Kramat Jati mengotopsi jasad Yodi Prabowo.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Irwan Susanto menerangkan, Yodi Prabowo diduga sempat dianiaya sebelum ditemukan tidak bernyawa di pinggir Tol Jorr Pesanggrahan.

BACA JUGA : Kasus Positif Covid-19 Di DKI Bertambah 344 Orang

Irwan menjelaskan sekujur tubuh Yodi Prabowo dipenuhi luka sebab senjata tajam atau benda tumpul.

“Luka pada bagian dada samping kiri, setelah itu ada luka pada bagian leher sebab benda tajam. Setelah itu dari antara lengan dengan leher ada lebam yang diduga sebab benda tumpul,” papar dia.

Irwan menjelaskan tim gabungan tengah berupaya keras papar permasalahan dugaan pembunuhan ini. Sejauh ini, saksi yang diharap sudah 16 orang.

“Saksi itu dicheck oleh Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan, atau Polsek Pesanggrahan,” ucap dia.

Awalannya, Yodi Prabowo ditemukan tidak bernyawa di pinggir Tol Jorr Pesanggrahan, Jalan Ulujami Raya, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2020