Untuk Penanganan Virus Corona Solo Siapkan Rp2 Miliar

Tolakamsiong – Pemerintah Kota Solo mempersiapkan Rp2 miliyar buat penindakan Peristiwa Luar Biasa( KLB) virus corona di wilayahnya. Anggaran tersebut dialokasikan dari dana paham darurat.

” Makanya kami tetapkan KLB ini biar dapat memakai anggaran itu,” ucap Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Sabtu( 14/ 3).

Anggaran tersebut hendak digunakan buat membiayai contact tracing serta kebutuhan penindakan virus corona di Kota Bengawan.

Di antara lain sediakan hand sanitizer di tempat- tempat publik, penyemprotan desinfektan, sampai membiayai karantina mandiri orang yang sempat kontak erat( close contact) dengan penderita positif.

Tanpa dana paham darurat, Pemkot Solo tidak dapat berbuat banyak. Alasannya, Rudy mengakui kebutuhan anggaran penindakan virus corona belum dianggarkan di APBD pokok Kota Solo Tahun 2020.

Baca Juga : Dalam 8 Hari Penjualan Masker di Toko Online RI Capai Rp652 Juta

” Kami pula belum ketahui ini nanti perlu berapa buat penindakan,” cerah ia.

Tetapi demikian, Rudy mengaku telah mempersiapkan strategi anggaran bila kebutuhan penindakan corona di Solo membesar.

” Kami hendak memohon mendahului anggaran ke DPRD. Tetapi ini perlu waktu sebab wajib bisa persetujuan dewan,” katanya.

Sedangkan itu, beberapa Lapangan terbang Adi Soemarmo sudah melaksanakan penyemprotan desinfektan di tempat- tempat yang banyak diakses wisatawan semenjak Jumat( 13/ 3) saat sebelum penderita isolasi di RSUD dokter Moewardi dinyatakan positif corona. Penyemprotan dicoba tiap hari saat sebelum lapangan terbang beroperasi.

” Kami mengestimasi masuknya virus corona yang telah menyebar di bermacam wilayah. Kami mensterilkan tempat- tempat yang kerap dijamah orang. Tempat duduk, railing, tercantum troli buat bawa benda,” cerah Airport Operation and Safety Senior Manager Lapangan terbang Internasional Adi Soemarmo Solo, Guntoro.

Di samping itu, Lapangan terbang Adi Soemarmo pula memperluas pengecekan kesehatan penumpang dalam negeri ataupun internasional. Pengecekan dicoba di halte keberangkatan serta kehadiran. Satu petugas disiagakan di tiap gate buat mengecek temperatur badan penumpang memakai thermal gun.

” Kami bekerja sama dengan KKP( Kantor Kesehatan Pelabuhan). Jika terdapat penumpang yang suhunya panas langsung mereka yang tangani,” tandasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply