Ridwan Kamil Keluarkan Panduan Adaptasi Kebiasaan Baru AKB30

Tolakasmiong – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghasilkan Panduan Menyesuaikan diri Kerutinan Baru( AKB) buat 30 bidang aktivitas yang biasa dicoba warga di tengah pandemi virus corona. Emil mengunggah panduan tersebut lewat account Twitter formal [email protected]

Lewat cuitan itu, dia mengunggah tabel berisi 30 bidang aktivitas serta pembagian zona ataupun tingkat sebaran virus corona.

” PANDUAN AKB30. Protokol kesehatan buat zona biru/ hijau di Jawa Barat yang diizinkan melaksanakan Menyesuaikan diri Kerutinan Baru( AKB) dengan 30 bidang aktivitas,” tulis Emil semacam dilansir CNNIndonesia. com, Minggu( 31/ 5).

[Gambas: Twitter]

Ada 5 tingkat dengan pembeda corak cocok tingkatan penyebaran wabah.

Tingkat I diisyarati corak hijau, Tingkat II diisyarati corak biru, Tingkat III diisyarati corak kuning, Tingkat IV diisyarati corak merah, serta terakhir tingkat V diisyarati corak gelap. Buat aktivitas di zona ekspedisi pada nyaris seluruh tingkat ataupun tingkatan penyebaran cuma dicoba pembatasan.

Baca Juga : Facebook Tak Hapus Postingan Trump Berbau Kekerasan ini alasanya

Buat zona hijau hendak diberlakukan pembatasan antar- provinsi, zona biru berbentuk pembatasan dalam provinsi, sedangkan buat zona kuning hendak dicoba pembatasan dalam serta antar- provinsi. Sedangkan buat zona merah bakal diterapkan pembatasan dalam kabupaten serta kota, sedangkan bila telah masuk zona gelap pembatasan dicoba dalam kelurahan serta desa.

Pada zona ekspedisi, tidak terdapat jam kerja ataupun sistem karantina karena aktivitas di bidang ini memanglah bertabiat mobile ataupun membutuhkan pergerakan.

Sebaliknya buat zona kesehatan, ada 3 tipe klasifikasi antara lain tempat isolasi ataupun karantina, Rumah Sakit, serta Sarana Kesehatan Tingkatan Awal.

Buat tempat karantina di Zona hijau serta Zona Kuning cuma diajarkan buat warga yang sakit, sedangkan di zona biru diperuntukkan untuk orang yang berisiko besar semacam lanjut usia serta orang dengan penyakit penyerta( komorbid). Sedangkan buat zona merah serta zona gelap perihal ini diperuntukkan untuk permasalahan OTG/ ODP/ pelakon ekspedisi/ kontak erat yang mengisolasi diri.

Sedangkan buat rumah sakit, jam operasional berlaku wajar pada seluruh zona. Cuma saja, tipe layanan yang diberikan hendak berbeda bergantung penggolongan zona.

Buat zona hijau, seluruh layanan diizinkan dibuka, zona biru serta zona kuning cuma sebagian poliklinik rawat jalur dibuka, sedangkan aktivitas rawat inap berjalan wajar. Buat zona merah rumah sakit, cuma spesial melayani penderita gawat darurat, rawat inap diutamakan buat Penderita Dalam Pengawasan( PDP) Covid- 19. Sedangkan buat zona gelap rumah sakit, ditutup buat universal serta cuma melayani penderita gawat darurat.

Sedangkan sarana kesehatan tingkatan awal di zona gelap, tidak diperbolehkan melayani wisatawan. Sama sekali ditutup. Sebaliknya buat tiap tingkat mulai dari zona hijau sampai merah diberlakukan bertahap mulai dari wajar, 75 persen, 50 persen serta 25 persen pelayanan.

[Gambas: Video CNN]

Buat zona jasa, ialah bidang perkantoran, hotel, perbankan, sampai posisi wisata seluruhnya diatur mulai dari jumlah pegawai, tipe layanan, jam operasional, sampai jumlah pekerja.

Buat perkantoran, dari zona hijau sampai merah diizinkan dibuka wajar, tetapi bila telah masuk zona gelap hingga perkantoran wajib ditutup. Sedangkan buat pegawai yang bekerja di zona hijau diizinkan pemberlakuan wajar. Sebaliknya dari zona biru, 25 persen pegawai bekerja dari rumah( work from home) dengan agenda piket.

Di zona kuning, 50 persen pegawai WFH dengan agenda piket, di zona merah 75 persen pegawai WFH serta buat zona gelap ditutup seluruhnya.

Buat hotel, tipe layanan yang boleh dicoba di zona hijau serta biru ialah 50 persen dari sarana hotel, di zona kuning serta merah dan gelap cuma melayani penginapan serta makan dan minum di kamar.

Buat perbankan, di zona hijau jam operasional wajar, sedangkan di zona biru serta kuning terdapat pembatasan pelayanan ialah cuma melayani dari jam 08. 00- 14. 00 Wib dan transaksi daring. Sedangkan di zona merah serta gelap, seluruhnya ditutup. Posisi wisata di zona kuning, merah serta gelap hendak ditutup seluruhnya. Sedangkan di zona hijau serta biru terdapat pembatasan jam operasional.

Buat aktivitas manufaktur ialah di bidang industri jam operasional di zona hijau berlangsung wajar sedangkan buat pegawai hendak diterapkan sistem physical distancing. Sedangkan di zona biru, kuning serta merah terdapat pembatasan jam operasional sampai pembatasan jumlah pekerja. Sedangkan di zona gelap industri sama sekali ditutup.

Buat zona perdagangan, warung, mall, minimarket, supermarket, sampai pasar tradisional pula hadapi pengaturan. Tiap zona ini hendak ditutup di zona gelap serta hendak hadapi pengurangan wisatawan sampai pengurangan jam operasional di zona Hijau, kuning, biru serta merah.