Ratusan Ribu Masker Polisi Sita dari Gudang di Tangerang

Tolakamsiong – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggerebek gudang di Kecamatan Neglasari, Tangerang terkait dugaan penimbunan masker saat Indonesia positif terkontaminasi virus corona (Covid-19).

Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan mengatakan penggerebekan itu dilakukan Selasa (3/3), sekitar pukul 15.00 WIB.

“Ada dugaan tindak pidana penimbunan alat kesehatan berupa masker kesehatan atau memperdagangkan masker tanpa izin edar,” kata Iwan saat dikonfirmasi, Rabu (4/3).

Diungkapkan Iwan dalam penggerebekan itu polisi menyita sebanyak 180 karton berisi 360.000 masker merk Remedi dan 107 karton berisi 214.000 masker merk Volca dan Well-best.

Iwan menuturkan sampai saat ini penyidik masih memeriksa pemilik barang berinisial H dan D. Selain itu, penyidik memeriksa penjaga serta pemilik gudang yang menjadi lokasi dugaan penimbunan masker itu.

Baca Juga : Temukan Masker Tak Sesuai Standar, Polisi Sidak Pasar Pramuka

“Masih diperiksa intensif soal dugaan penimbunan ini,” ucap Iwan.

Sebelumnya, polisi juga menggerebek sebuah apartemen di daerah Grogol, Jakarta Barat yang diduga menjadi lokasi penimbunan masker.

Dalam penggerebekan itu, polisi berhasil menemukan 350 kardus berisi masker berbagai merk.

“Sita 350 kardus masker berbagai merek,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Selasa (3/3).

Kepolisian diketahui tengah gencar melakukan patroli guna menangkap pihak yang sengaja menimbun masker guna kepentingan pribadi. Sebab, diduga ada oknum yang sengaja memanfaatkan keadaan ketika masyarakat membutuhkan masker.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, kenaikan harga masker wajah sudah terjadi sejak bulan lalu. Namun, lonjakan harga kian tinggi usai pengumuman kasus pertama virus corona di Indonesia

Ada dua warga Depok yang positif terinfeksi virus corona. Keduanya saat ini tengah diisolasi di RSPI Sulianto Saroso, Jakarta.

Presiden Jokowi sendiri menyatakan ada 50 juta stok masker di Indonesia, setelah dua WNI positif virus corona. Ia pun meminta warganya tak panik memborong masker. Pasalnya, alat kesehatan ini dianjurkan hanya untuk yang sakit.

Meski begitu,Jokowi juga memerintahkan KapolriJenderalIdhamAzis menindak tegas oknum yang sengaja menimbun masker demi keuntungan pribadi.

Be the first to comment

Leave a Reply