PSBB Diabaikan, Pembeli Pakaian Masih Padati Tanah Abang

Toalaksmiong  Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat dipenuhi pembeli paling utama oleh mereka yang mau membeli baju baru buat dipakai di hari lebaran. Walaupun terdapat sebagian personel Satpol PP yang mengawasi pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar( PSBB), beberapa lapak masih buka serta dipenuhi wisatawan.
Pantauan CNNIndonesia. com, lapak orang dagang kaki 5 baju telah dipenuhi pembeli semenjak jam 09. 30 Wib. Paling utama di kawasan Blok F.
Para orang dagang yang mempunyai toko di dalam gedung masih tutup. Tetapi, banyak orang dagang yang membuka lapak di luar serta lorong- lorong gedung. Mereka mengabaikan keberadaan personel Satpol PP.
Nampak banyak pembeli yang tiba. Mereka mengenakan masker. Tetapi, tidak melindungi jarak satu sama lain dikala memilih- milih baju yang hendak dibeli. Mereka malah berdesakan tanpa hirau imbauan physical distancing.
Pembeli juga terus berdatangan sehingga terus menjadi banyak orang yang terletak di Tanah Abang walaupun dikala ini PSBB masih berlaku.
Begitu pula di Jalur Jatibaru II. Banyak orang dagang yang membuka lapak. Pembeli yang tiba juga tidak kalah banyak.
Keramaian di Tanah Abang telah nampak semenjak Minggu kemudian( 17/ 5). Tidak sedikit masyarakat yang tiba buat membeli baju jelang hari lebaran. Berdesakan, untuk mereka, tidak jadi permasalahan.
Kondisi itu tidak cocok dengan pelaksanaan PSBB yang dicoba Pemprov DKI Jakarta. PSBB diberlakukan guna menekan laju penularan virus corona.
Sepanjang PSBB, masyarakat wajib menghalangi aktivitas di luar rumah serta melindungi jarak dengan orang lain. Hendak namun, ketentuan- ketentuan semacam itu seakan tidak berlaku di tempat- tempat semacam Pasar Tanah Abang.
Menjawab perihal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan kalau orang dagang kaki 5 dilarang berjualan sepanjang PSBB berlaku.
” Terlebih dikala corona ini[PKL Tanah Abang] kita seluruh ditertibkan, tidak boleh dagang. PKL ini sebab urusan perut kan, terlebih masa corona ini, enggak dagang, enggak makan, kita tertibkan nongol lagi” kata Riza kepada CNNIndonesia. com, Minggu( 17/ 5).