Positif Virus Corona WNI di Taiwan Sempat Main Tik Tok

 

Tolakamsiong – Seseorang wanita masyarakat Indonesia( WNI) yang bekerja secara ilegal bagaikan perawat masyarakat lanjut umur di Taiwan dilaporkan positif terinfeksi virus corona( covid- 19).

Ia jadi orang ke- 32 di negeri itu yang terinfeksi virus corona. Tetapi, ia pernah menguak bukti diri lewat media sosial Facebook serta Tik Tok.

Bagi Menteri Kesehatan Taiwan, Chen Shih- chung, WNI yang terinfeksi tersebut dilaporkan berumur dekat 30 tahun. Ia berkata wanita tersebut pernah bekerja buat menjaga lelaki lanjut usia yang positif virus corona serta diopname di rumah sakit New Taipei.

WNI tersebut bekerja di rumah sakit itu pada 11 hingga 16 Februari.

Baca Juga : Wabah Corona Di Korea Menyebabkan BLACKPINK Batal Konser

Bagi laporan Taiwan News, Kamis( 27/ 2), Pusat Komando Epidemi Taiwan( CECC) berkata wanita tersebut berpindah tempat memakai kereta serta bis di daerah Shulin serta Distrik Banciao pada 16 hingga 19 Februari. Pada 18 Februari, WNI yang tertular virus corona itu pernah menemui rekannya dari Kaohsiung.

Semacam dikutip The Standard, WNI tersebut bekerja di Taiwan secara tidak legal( ilegal), sebab tidak memiliki izin serta dokumen yang mencukupi.

Aparat pernah kesusahan melacak keberadaan WNI tersebut. Sehabis 4 jam mencari, polisi menciptakan WNI tersebut lagi menjaga penderita di rumah sakit lain pada 24 Februari kemudian.

Ia langsung dibawa ke posisi karantina serta melaksanakan uji kedokteran. 2 hari setelah itu, WNI tersebut dinyatakan positif terkena virus corona.

Hendak namun, kala dikarantina, WNI itu malah menguak posisi rumah sakit serta identitasnya dengan metode melaksanakan siaran secara daring( live streaming) lewat media sosial Facebook serta Tik Tok.

Dalam siaran tersebut, WNI itu apalagi pernah bernyanyi serta memperlihatkan selang infus di tangan, dan formula obat yang wajib disantap.

” Mbak nya santuuyyy pdhl+ kena virus CORONA”, demikian tulis si WNI di dalam unggahannya.

Video itu lalu tersebar luas di antara sesama WNI yang bekerja di Taiwan. Lembaga kesehatan Taiwan dilaporkan hendak menghukum si WNI sebab dikira melanggar undang- undang setempat.

Hingga dikala ini dilaporkan terdapat satu orang di Taiwan wafat akibat terinfeksi virus corona.

Be the first to comment

Leave a Reply