Polisi Selidiki 25 Pohon Ganja Di gunung Guntur

Tolakamsiong – Polisi Selidiki 25 Pohon Ganja Di gunung Guntur. Polisi menyangka tanaman ganja yang diketemukan di rimba lokasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyengaja ditanam oleh orang khusus yang sekarang masih juga dalam penyidikan polisi untuk ungkap penemuan kebun ganja itu.

“Jelas menyengaja ditanam, ditambah lagi disaksikan tempatnya tertangani serta bersih dari rumput ilalang (alang-alang),” kata Kepala Polsek Tarogong Kaler Ipda Asep Saepudin pada wartawan di Garut, Minggu.

Dia menjelaskan, kepolisian bersama dengan TNI, BKSDA, serta warga sudah lakukan penyisiran tanaman ganja yang tumbuh di kaki Gunung Guntur itu.

Hasil olah tempat insiden masalah, kata Asep, pohon ganja direncanakan sampai 25 tanaman serta berumur tumbuh seputar dua bulan dengan keadaan banyak daunnya.

“Ada 25 tanaman usianya kurang lebih dua bulan,” tuturnya.

a menjelaskan, penemuan ganja di rimba lokasi BKSDA Garut itu telah diberikan ke Unit Narkoba Polres Garut untuk dikerjakan peningkatan sekaligus juga cari aktor yang menanam ganja.

“Perlakuan setelah itu oleh Unit Narkoba, s/d sekarang pemilik kebun itu masih juga dalam penyidikan,” kata Asep selesai mengevaluasi tempat penemuan kebun ganja.

Baca Juga : LIMA KRU KAPAL WNI DICULIK DI MALAYSIA

Kehadiran beberapa puluh pohon ganja di Gunung Guntur berawal dari penemuan beberapa masyarakat yang sedang memburu dan menyampaikannya ke faksi kepolisian serta TNI, Rabu (15/1).

Team kombinasi yang akan cari kebun ganja itu sempat kesusahan sebab masyarakat yang pertama temukan tempat itu lupa tempatnya.

Team yang telah cari tempat kebun ganja semenjak Kamis (16/1) itu pada akhirnya sukses temukan pada Sabtu (19/1) sore, selanjutnya dikerjakan penyisiran serta mengevakuasinya untuk jadikan tanda bukti.

Tempat tempat ganja itu ada jauh dari permukiman masyarakat, yang cuma bisa ditempuh dengan jalan kaki sepanjang tiga jam.

Be the first to comment

Leave a Reply