Polisi Kepri Tangkap Tersangka Ujaran Kebencian pada Jokowi

Tolakamsiong – Kepolisian Wilayah Kepulauan Riau( Kepri) menahan seseorang masyarakat terdakwa permasalahan ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo.

” Seseorang terdakwa bernama samaran UN diamankan oleh Regu Subdit V Dittipidsiber Ditreskrimsus Polda Kepri,” kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri, Priyo Prayitno, semacam dilansir Antara, Selasa( 16/ 6).

Priyo menarangkan kalau terdakwa awal mulanya memperoleh suatu video dari satu tim di jejaring sosial Facebook. Dia setelah itu mengunggah kembali video itu ke account miliknya serta tim Facebook bernama P4WB Bakti Bumi Madani.

” Video muat data elektronik yang diperuntukan buat memunculkan rasa kebencian ataupun permusuhan orang ataupun kelompok bersumber pada atas SARA,” tutur Kasubdit V Dittipidsiber Ditreskrimsus Polda Kepri, I Putu Bayu Pati.

Dia setelah itu mengatakan,” Serta dengan dibagikannya video tersebut ke account Facebook miliknya serta account group Facebook P4WB, hingga banyak orang yang bisa memandang artikel tersebut, sehingga nantinya orang merasa tidak suka dengan pemerintahan ataupun Presiden Jokowi.”

Baca Juga : Program Belajar di Rumah TVRI Tayangkan Film Wiji Thukul

Dalam keterangannya, terdakwa mengaku tidak memahami orang yang terdapat di dalam video. Dia pula tidak mengenali pembuat video tersebut. Dia mengaku memberikan video itu cuma sebab kecewa terhadap Jokowi.

Dalam permasalahan ini, kepolisian mengamankan benda fakta berbentuk halaman Facebook terdakwa serta satu unit telepon selular.

Direktur Reskrimsus Polda Kepri, Hanny Hidayat, berkata kalau dugaan tindak pidana ini penuhi faktor pada Pasal 45a ayat( 2) jo Pasal 28 ayat 2 UU Nomor. 11 Tahun 2008, sebagaimana sudah diganti dengan atas UU Nomor. 19 Tahun 2016 tentang Data serta Transaksi Elektronik( ITE).

Atas perbuatannya, terdakwa terancam pidana penjara sangat lama 6 tahun serta denda sangat banyak Rp1. 000. 000. 000.