Mobil-mobil yang Boleh Keluar Masuk Jakarta Harus Gunakan SIKM

Tolakamsiong – Tidak seluruh kendaraan bisa kemudian lalang keluar masuk bunda kota Jakarta memakai Pesan Izin Keluar Masuk( SIKM) sepanjang periode lebaran Idul Fitri 2020.

Pemerintah Provinsi( Pemprov) DKI Jakarta sudah mengendalikan perihal itu lewat Peraturan Gubernur( Pergub) No 47 tahun 2020 tentang Pembatasan Aktivitas Berpergian Keluar serta/ Ataupun Masuk Provinsi Wilayah Spesial Ibukota Jakarta Dalam Upaya Penangkalan Penyebaran COVID- 19.

Dipaparkan pada Pasal 5 ayat 1 poin J, SIKM bisa dipunyai tiap orang, pelakon usaha, ataupun orang asing yang sebab tugas serta pekerjaannya.

Tetapi tertera pada ayat 2 tertulis peruntukannya senantiasa mengacu pada zona tertentu yang dikecualikan cocok dengan syarat peraturan perundang- undangan menimpa pembatasan sosial berskala besar( PSBB).

Baca Juga : Ragam Komentar Warganet Menanggapi New Normal

Contohnya pada ayat 2 poin a ialah segala kantor ataupun lembaga pemerintahan, baik pusat ataupun wilayah bersumber pada pengaturan dari departemen terpaut.

Sedangkan poin b ialah kantor Perwakilan Negeri Asing serta/ ataupun Organisasi Internasional. Ada pula poin c ialah Tubuh Usaha Kepunyaan Negeri/ Wilayah yang ikut dan dalam penindakan corona serta/ ataupun dalam pemenuhan kebutuhan pokok warga menjajaki pengaturan dari departemen terpaut serta/ ataupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Buat poin d ialah pelakon usaha yang bergerak pada zona:

1. kesehatan;

2. bahan pangan/ santapan/ minuman;

3. tenaga;

4. komunikasi serta teknologi data;

5. keuangan;

6. logistik;

7. perhotelan;

8. konstruksi;

9. industri strategis;

10. pelayanan dasar, utilitas publik serta industri yang diresmikan bagaikan objek vital nasional serta objek tertentu; serta/ atau

11. kebutuhan tiap hari.

Terakhir, pada poin e ialah organisasi kemasyarakatan lokal serta internasional yang bergerak pada zona kebencanaan serta/ ataupun sosial.

Sebaliknya pengecualian akses keluar masuk Jakarta bagi Peraturan Gubernur( Pergub) No 47 tahun 2020 terdapat pada Pasal 5 ayat 1. Bunyinya, dikecualikan dari larangan melaksanakan aktivitas berpergian dengan tujuan keluar serta ataupun masuk Provinsi sebagaimana diartikan dalam Pasal 4, buat:

a. pimpinan lembaga besar negeri;

b. Korps Perwakilan Negeri Asing serta/ ataupun Organisasi Internasional cocok syarat hukum internasional;

c. anggota Tentara Nasional Indonesia(TNI) serta Kepolisian;

d. petugas jalur tol;

e. petugas penindakan penangkalan penyebaran Corona Virus Disease 2019( COVID- 19), tercantum tenaga kedokteran;

f. petugas pemadam kebakaran, ambulans serta mobil jenazah;

gram. pengemudi mobil benda dengan tidak bawa penumpang;

h. pengemudi kendaraan pengangkut obat- obatan serta perlengkapan kesehatan;

i. penderita yang memerlukan pelayanan kesehatan darurat beserta pasangan; dan

j. tiap orang, pelakon usaha, ataupun orang asing yang sebab tugas serta pekerjaannya mempunyai SIKM.

Bagaikan data, semenjak dibuka pada Jumat( 15/ 5) sampai Rabu( 27/ 5), total 259. 813 pemohon mengajukan perizinan SIKM. Tetapi, cuma 6. 622 permohonan yang diterima.