Memasang Gopro Di Toilet Wanita Kampus Universitas Makassar

Memasang Gopro Di Toilet Wanita Kampus Universitas Makassar- Komnas Wanita mencela keras atas masalah penemuan GoPro di toilet mahasiswi di universitas Makassar. Komnas Wanita memandang momen itu salah satunya masalah pelecehan seksual.

“Kita kan harus juga lihat dahulu peristiwanya seperti apa. Jika hal seperti pengintipan itu adalah masalah pelecehan seksual,” tutur Komisioner Komnas Wanita, Adriana Venny pada wartawan, Sabtu (9/11/2019) malam.

Tidak hanya mencela, Venny minta pada mahasiswi itu waspada dalam tiap peluang kekerasan seksual. Menurut dia mahasiswi serta pelajar SMA rawan pada momen itu.

“Jadi tidak hanya mencela minta supaya mahasiswa semacam itu agar aware, tapi ini kan bukan sekedar mahasiswa tetapi mungkin remaja yang lain seperti SMA yang belum berumur 18 tahun ini kan rawan, baik jadi korban atau jadi aktor. Jadi tolong itu berhati-hati karenanya ada hukumannya,” kata Venny.

Venny mengingatkan aktor kekerasan seksual yang berbasiskan siber itu. Menurut dia kekerasan seksual memakai tehnologi serta media itu dapat dijaring dengan klausal yang berlapis.

“Jika untuk hukumnya telah jelas aktor dapat melanggar undang-undang pornografi, ITE, melanggar tindakan yang tidak menyenangkan serta tindakan kesusilaan. Jadi waspadalah mahasiswa ya jika contoh ingin iseng, kita saat ini kita ada hukum yang menangkap itu, jadi dapat terkena klausal berlapis,” tuturnya.

Selanjutnya, Venny menyebutkan kekerasan seksual pada wanita berbasiskan siber tengah ramainya berlangsung. Masalah itu, menurut Venny terus bertambah tiap tahunnya.

“Sebetulnya kita telah membuat analisis, serta tiap tahunnya itu membuat catatan tahunan serta memang kekerasan pada wanita berbasiskan cyber itu bertambah tiap tahun,” katanya.

Berdasar laporan yang diterima oleh Komnas Wanita, Venny menyebutkan seputar 100 masalah berlangsung pada tahun ini. Beberapa motif yang dikerjakan, seperti menebarkan beberapa konten seksual, pengintipan sampai pembagian.

“Tahun ini saja itu hampir 100 yang diadukan, itu yang pengaduan langsung, cyber violence. Jadi beberapa macam tu, itu ia mendistribusikan tu, ia mendistribusikan beberapa konten yang ilegal semacam itu, terhitung melihat, menguntip, selanjutnya ia meneror disistribusikan. itu terhitung cyber violence,” katanya.

Dikabarkan awalnya, polisi amankan mahasiswa berinisial A berkaitan laporan pemasangan camera GoPro di toilet mahasiswi universitas Makassar, Sulsel. A akui menempatkan camera GoPro di toilet universitas pada awal Oktober kemarin.

“Aktor kita bertanya ‘apa benar kamu yang menaruh’ (dijawab aktor) ‘iya’. Pengakuannya, baru-baru saja, Oktober,” tutur Kapolsek Somba Opu, Gowa, Sulsel, Kompol Syafei Rivai waktu dihubungi, Sabtu (9/11/2019).

Tersangka aktor A langsung ditangkap polisi sesudah laporan pemasangan camera GoPro diterima Polsek Omba Sopu. Laporan baru dikerjakan Jumat (8/11) walau momen pemasangan camera GoPro di toilet universitas berlangsung awal Oktober.

 

#Tolakamsiong

Be the first to comment

Leave a Reply