Kenangan Didi Kempot Bersama Mobil Buatan Indonesia ‘Ambyar’

Tolakamsiong – Samar- samar masih teringat di kepala lantunan nada mendayu Didi Kempot kala menyanyi di hadapan para wartawan dikala kegiatan test drive Chevrolet Spin pada Maret 2013.

Gerimis tipis di pelataran Candi Prambanan dikala itu pernah buat kegiatan makan malam hampir bubar, tetapi tidak jadi ambyar begitu Ayah Patah Hati Nasional mulai berdendang. Didi Kempot terencana diundang General Motors Indonesia buat menghibur usai para wartawan menempuh tahap uji berkendara Spin di Jawa Tengah yang diselenggarakan pada 18- 21 Maret 2013.

Maestro campursari itu naik ke panggung bersama 3 orang penyanyi perempuan. Dikala lagu- lagu mulai bergulir, tidak sedikit wartawan yang tidak kuasa menahan diri kemudian turut bernyanyi sembari menunjuk- nunjuk jari di hawa, setelah itu atmosfer ambyar mendadak.

Berakhir sebagian lagu, si maestro pernah menghangatkan atmosfer sembari menghabiskan malam bertutur kata bersama para petinggi GM Indonesia serta para kuli tinta yang sebagian di antara lain diam- diam nyatanya sobat ambyar.

Baca Juga : Video Hot Anya Geraldine Bikin Hotman Paris Heboh

Didi Kempot pula menyempatkan diri bergaya bersama Spin. Ia pula pernah membanggakan mobil itu yang disiapkan GM Indonesia buat menantang dominasi Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dkk itu.

Kata ia, naik Spin buat bangga orang Indonesia karena mobil ini pula dibuat di Indonesia. Bagi ia orang Indonesia mau naik mobil penciptaan dalam negara yang biayanya terjangkau.

Spin dibuat di pabrik GM Indonesia di Bekasi, Jawa Barat yang dibuka formal kembali pada Mei 2013. Dikala itu GM Indonesia memiliki rencana besar serta didukung modal yang kokoh.

Spin ialah salah satunya produk low MPV di Indonesia yang mempunyai opsi mesin diesel. Dikala itu Spin ditawarkan dengan 3 opsi mesin, 1. 200 cc bensin, 1. 300 cc diesel, serta 1. 500 cc bensin.

Pada 2013 serta 2014 ialah masa emas GM Indonesia di dalam negara. Pada kedua tahun ini industri memperoleh rekor paling tinggi penjualan, ialah 14. 971 unit serta 10. 706 unit, sebab donasi Spin.

Walaupun begitu, GM Indonesia, mengulangi lagi kelakuan timbul- tenggelam semenjak jadi produsen mobil awal di dalam negara pada 1920- an. Pada 2015 GM Indonesia memutuskan menutup pabrik di Bekasi, setelah itu penciptaan serta penjualan Spin dihentikan.

Menteri Perindustrian dikala itu, Saleh Husin, menarangkan, GM Indonesia merugi sampai US$200 juta semenjak 2013 sebab penciptaan Spin. Saleh berkata GM Indonesia mengaku kalah bersaing dengan merk lain.

Sepanjang 5 tahun semenjak penutupan pabrik GM Indonesia cuma menjual produk impor SUV, pikap, serta hatchback. Pada Oktober 2019 GM Indonesia memutuskan mundur dari persaingan dengan melaporkan menghentikan seluruh penjualan mobil baru pada 1 April 2020.

Spin serta Didi Kempot saat ini sudah tiada, walaupun begitu cerita hidup keduanya bakal jadi cerita legenda. Didi Kempot menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Kasih Bunda, Solo, pada Selasa( 5/ 5) pagi.