Kelilit Utang 22 Juta, Satpam OJK Bunuh Diri

Tolakamsiong – Kelilit Utang 22 Juta, Satpam OJK Bunuh Diri. Mahfud, petugas keamanan yang diketemukan meninggal gantung diri di Kantor Otoritas Layanan Keuangan (OJK), Kamis (28/11), disangka akhiri hidupnya sebab terlilit utang. Mahfud adalah tenaga outsourcing dari PT Bina Kerja Cemerlang.

Kapolsek Sawah Besar Komisaris Eliantoro Jalmaf menjelaskan berdasar info beberapa saksi, korban disebutkan mempunyai utang sebesar Rp22 juta.

“Dari beberapa info sekuriti ia utang uang sekitar Rp22 juta, ada banyak rekan sekuriti yang diminta uang,” kata Eliantoro waktu di konfirmasi, Kamis (28/11).

Eliantoro menjelaskan jasad korban pertama-tama diketemukan oleh saksi bernama Alex di pantry kantor OJK yang terdapat di lantai lima, seputar jam 07.30 WIB.

Saksi itu, kata Eliantoro, langsung memberikan laporan insiden itu ke Polsek Sawah Besar.

“Ia ingin ngerokok, sebelum apel ia ngerokok, ia lihat ada bayangan orang ada yang gantung diri,” katanya.

 

Baca Juga : RAMPOK KANTOR KATADATA 3 DITANGKAP, 2 ORANG LAINNYA MASIH BURONAN

 

Polisi langsung lakukan penelusuran ke tempat insiden sesudah terima laporan. Di tempat insiden polisi temukan tali dan bangku yang dipakai korban untuk akhiri hidupnya.

Eliantoro menjelaskan dari rekaman CCTV, korban kelihatan masuk ke ruangan pantry seputar jam 02.00 WIB pagi hari.

Waktu diketemukan di ruangan, leher Mahfud telah menghitam. Ada cairan keluar dari alat kelamin korban. Dikatakan Eliantoro, disangka jasad Mahfud telah bergantung sepanjang delapan jam.

“Disangka lebih delapan jam, CCTV kami cek,” sebut Eliantoro.

Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot menyebutkan Mahfud ialah tenaga outsourcing dari PT Bina Kerja Cemerlang.

Sekar menjelaskan OJK telah bekerjasama dengan Polsek Metro Sawah Besar untuk menyelidik selanjutnya kematian Mahfud. Sekarang jenazah Mahfud telah dibawa ke RSCM.

 

#Tolakamsiong

Be the first to comment

Leave a Reply