Griezmann Jadi Modal Kebangkitan Barcelona Di UCL

Tolakamsiong – Barcelona – Semenjak dihadirkan dari Atletico Madrid pada musim panas 2019, Antoine Griezmann justru bak tenggelam di Barcelona. Tetapi, ia memperlihatkan pertanda kebangkitan baru saja ini.

Kemungkinan telat, tetapi kembalinya Antoine Griezmann ke arah level terbaik jelas memberikan keuntungan Barcelona untuk berusaha di tersisa musim ini. Seandainya La Liga betul telah melalui, Barca masih punyai peluang di Liga Champions.

BACA JUGA : Kasus Positif Covid-19 Di DKI Bertambah 344 Orang

Saat ini Barca masih berusaha di La Liga, walau sebetulnya nasib mereka tergantung pada club lawan. Lionel Messi dkk. mengharap Real Madrid terpeleset, bila tidak mereka harus ucapkan selamat tinggal pada piala mimpi.

Barca sudah kehilangan 6 point pada pertandingan-pertandingan paling akhir, tetapi telah memperlihatkan pertanda perubahan waktu menaklukkan Villareal 4-1 akhir minggu kemarin.

Disanalah Antoine Griezmann pada akhirnya mendapatkan kembali lagi permainan terbaik, yang perlu buat Barcelona untuk menyongsong Liga Champions kelak.

Griezmann seringkali dicadangkan semenjak sepak bola diteruskan beberapa minggu kemarin, mengakibatkan Quique Setien harus menjawab pertanyaan-pertanyaan susah. Usaha keras Griezmann tidak disangsikan, tetapi peranannya dalam permainan team nampak minim.

Tetapi, seperti dikutip Sports, Sabtu (11/7/2020), sebetulnya kritikan pada Griezmann ini meremehkan satu bukti kunci. Tiga hasil seimbang Barca — Sevilla (0-0), Celta (2-2), serta Atletico (2-2) — semua berlangsung saat Griezmann dicadangkan.

Permasalahan Griezmann bukan pemicu perform jelek Barca, malah tanda-tanda masalah team. Ditambah, Griezmann sempat memperoleh perlakuan tidak enak dari Setien, saat ia baru di turunkan pada menit ke-90 pada pertandingan seimbang dengan Atletico.

Perselisihan internal ini tidak dapat didiamkan jadi membesar. Sesudah permasalahan Griezmann di turunkan di menit ke-90 itu, Barca mengadakan tatap muka team untuk mengulas situasi sebetulnya.

Beberapa pemain serta staf pelatih berganti pemikiran untuk menolong mengakhiri permasalahan. Griezmann berjumpa dengan Eric Abidal untuk pastikan waktu depannya di Camp Nou.

Lalu, pada pertandingan paling akhir kontra Villarreal tempo hari, Griezmann pada akhirnya mendapatkan kembali lagi permainan terbaik. Ia bermain semakin ke tengah serta terlihat nyaman disana.

Griezmann cetak gol indah ke gawang Villarreal, lalu menyuguhkan ketrampilan back-heel dalam proses gol Suarez ke gawang Espanyol.

Juara dunia ini memanglah belum cetak banyak gol musim ini, serta terhitung benar-benar minim. Tetapi, minimal kembalinya Griezmann akan menolong Barca di Liga Champions kelak.

Seandainya sukses menaklukkan Napoli serta berhasil lolos, Barca telah dinanti juara di antara Bayern Munchen/Chelsea di perempat final. Jelas mereka memerlukan semua pemain terbaik, termasuk juga Griezmann.