karena Langgar Darurat Corona, Pemain Serbia Ditangkap

Tolakamsiong – Pesepakbola Serbia, Aleksandar Prijovic, ditangkap pihak kepolisian sebab melanggar ketentuan darurat virus corona di negeri itu.

Serbia mulai mempraktikkan pembatasan jam malam untuk seluruh warganya buat menekan penyebaran virus corona. Pemain klub Arab Saudi Angkatan laut(AL) Ittihad itu juga kedapatan melanggar ketentuan jam malam.

Dilansir dari AP, Prijovic juga langsung ditangkap. Dalam video yang dirilis pihak otoritas Beograd, ia dinyatakan bersalah dalam sidang serta menemukan hukuman pengurungan di rumahnya sepanjang 3 bulan.

Polisi menangkap penyerang 29 tahun itu beserta 19 orang yang lain di suatu bar hotel di Beograd, Sabtu( 4/ 4) malam waktu setempat. Pemerintah melarang para masyarakat melaksanakan kegiatan di luar rumah mulai jam 17. 00 sampai 05. 00 waktu setempat.

Baca Juga : Diminta Barcelona Untuk Fokus Buru Neymar

Prijovic jadi pemain Serbia kedua yang menemukan hukuman sebab melanggar jam malam di negeri itu. Tadinya, striker Real Madrid pula menemukan hukuman yang sama sebab melanggar jam malam.

Ia mengabaikan ketentuan darurat virus corona dengan mendatangi acara ulang tahun pacarnya di salah satu kafe Beograd bulan kemudian.

Pemerintah memberlakukan hukuman optimal sampai 3 tahun penjara untuk para masyarakat yang melanggar ketentuan darurat virus corona. Sedangkan hukuman sangat ringan merupakan 3 bulan kurungan di rumah.

Tingkatan penyebaran virus corona di Serbia betul- betul melonjak tajam pada akhir Maret. Saat ini angkanya menggapai lebih dari seribu orang di negeri itu.

Dikutip dari Anadolu, pemerintah Serbia memohon dorongan kepada Rusia. Pemerintah Rusia lekas merespons dengan mengirim para dokter serta beberapa suplai buat menolong melawan penyebaran Covid- 19.

” Pesawat hendak mengirimkan dokter- dokter militer, spesialis virology serta epidemiology dengan perlengkapan mutahir buat penaksiran virus dan penindakan desinfektan ke pangkalan hawa Batajnica[Serbia],” demikian statment dari Departemen Pertahanan Rusia.