Gempa Hari ini Di Ternate, BMKG: Tak Potensi Tsunami

Tolakamsiong – Gempa hari ini, Kamis, 16 April 2020 mengguncang Ternate serta sekitarnya. Gempa berkekuatan 5, 8 SR ini terjalin pada 04: 03: 37 Wib.

“#Gempa Barat Laut TERNATE- MALUT kedalaman: 13 Kilometer, tidak berpotensi tsunami,” tulis BMKG dalam halaman formal Twitternya.

Bagi BMKG pusat gempa terletak di laut 83 kilometer Barat Laut Ternate. Ada pula kedalaman pusat gempa( hiposentrum) tersebut merupakan 13 Kilometer. BMKG pula menegaskan supaya warga di Ternate mewaspadai kemampuan gempa susulan.

Bersumber pada informasi yang dirilis BMKG, guncangan akibat gempa Ternate hari ini dialami pada beberapa tempat berikut

III- IV Ternate

III- IV Pulau Mayu

III- IV Sofifi II- III Galela

II- III Manado

Tubuh Meteorologi, Klimatologi serta Geofisika( BMKG) mencatat pusat gempa Ternate hari ini terletak pada titik koordinat 1. 14 LU 126. 71 BT.

Sebagian besar daerah Indonesia tercantum wilayah rawan gempa. Merujuk pada informasi BMKG, sepanjang 1976‐2006 saja, sudah terjalin 3. 486 gempa bumi dengan magnitudo lebih dari 6, 0.

Apa pemicu gempa bumi? Dari segi pemicu, gempa bumi dapat dibedakan dalam 2 tipe. Awal, gempa tektonik yang terjalin sebab pergerakan ataupun perpindahan susunan batuan di kulit bumi, secara tiba‐tiba. Fenomena itu terjalin akibat pergerakan lempeng‐lempeng tektonik. Tidak hanya itu, gempa dapat terjalin sebab kegiatan gunung api.

Tipe kedua ini diucap gempa bumi vulkanik. Pergerakan susunan batuan di dalam bumi secara tiba‐tiba bisa menciptakan tenaga yang dipancarkan ke seluruh arah berbentuk gelombang seismik. Dikala gelombang itu menggapai permukaan bumi, getarannya dapat mengganggu seluruh suatu, semacam bangunan, sampai bisa memunculkan korban jiwa.

Bagaikan data, Skala MMI( Skala Mercalli) merupakan satuan buat mengukur kekuatan gempa bumi. Satuan ini diciptakan oleh seseorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada 1902.

Skala MMI kemudian dimodifikasi oleh pakar seismologi Harry Wood serta Frank Neumann pada 1931. Skala MMI dibagi jadi 12 jenis akibat guncangan gempa bumi.

Petunjuk soal akibat gempa yang dimaksudkan pada tiap jenis skala MMI merupakan bagaikan berikut:

Skala I MMI: Getaran tidak dialami kecuali dalam kondisi luarbiasa oleh sebagian orang

Skala II MMI: Getaran dialami oleh sebagian orang, benda- benda ringan yang digantung bergoyang.

Skala III MMI: Getaran dialami nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan- akan terdapat truk lalu.

Skala IV MMI: Getaran dialami banyak orang di dalam rumah, di luar rumah oleh sebagian orang, gerabah rusak, jendela/ pintu berderik serta bilik berbunyi.

Skala V MMI: Getaran dialami nyaris seluruh penduduk, orang banyak terbangun, gerabah rusak, beberapa barang terpelanting, tiang serta benda besar nampak bergoyang, bandul lonceng bisa menyudahi.

Skala VI MMI: Getaran dialami oleh seluruh penduduk. Mayoritas seluruh kaget serta lari keluar, plester bilik jatuh serta cerobong asap pada pabrik dapat rusak, kehancuran ringan.

Skala VII MMI: Tiap orang keluar rumah. Kehancuran ringan pada rumah- rumah dengan bangunan serta konstruksi yang baik. Sebaliknya pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjalin retak- retak apalagi sirna. Cerobong asap rusak. Getaran dialami oleh orang yang naik kendaraan.

Skala VIII MMI: Kehancuran ringan pada bangunan dengan konstruksi kokoh. Retak- retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, bilik bisa lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik serta monumen- monumen dapat roboh. Air jadi keruh.

Skala IX MMI: Kehancuran pada bangunan yang kokoh, rangka- rangka rumah jadi tidak lurus, banyak retak. Rumah nampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa- pipa dalam rumah putus.

Skala X MMI: Bangunan dari kayu yang kokoh rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah juga terbelah, rel melengkung, tanah longsor di masing- masing sungai serta di tanah- tanah yang curam.

Skala XI MMI: Bangunan- bangunan cuma sedikit yang senantiasa berdiri. Jembatan rusak, terjalin lembah. Pipa dalam tanah tidak bisa dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

Skala XII MMI: Sirna sama sekali, Gelombang nampak di permukaan tanah. Panorama alam jadi hitam. Benda- benda terlempar ke hawa.