Demi Jegal Omnibus Law, 2 Juta Buruh Diklaim Siap Mogok Kerja

Tolakamsiong – Sebanyak 2 juta orang buruh diklaim bakal menggelar aksi mogok kerja massal bila Presiden Joko Widodo senantiasa memaksakan pengesahan rancangan undang- undang( RUU) Omnibus Law Cipta Kerja. 2 juta buruh yang siap mogok masal ini diklaim anggota dari 3 serikat buruh besar di Indonesia.

Bonus 1 juta buruh mogok masal bukan tidak bisa jadi terjalin bila bila serikat- serikat buruh lain bergabung.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia( KSPI) Said Iqbal menyebut buruh mempunyai kekuatan” istimewa” dikala memprotes kebijakan, ialah menghentikan proses penciptaan alias mogok kerja.

Baginya, langkah itu sangat bisa jadi ditempuh buruh dalam melawan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

” Jangan sebab kerakusannya, memforsir buruh melawan dengan keras. Tetapi kami enggak hendak memilah jalur itu( mogok kerja massal) jika social dialogue dikedepankan,” ucap Iqbal pada jumpa pers di Hotel Sari Pacific, Jakarta, Rabu( 11/ 3).

Baca Juga : Ridwan Kamil dan Anies Minta Pemda Pusat Izinkan Tes Corona

” Oleh sebab itu, Omnibus Law wajib ditarik, rundingkan kembali dengan tripartit nasional,” imbuhnya.

Dikala itu, dia berdialog bagaikan bagian dari Majelis Pekerja Buruh Indonesia( MPBI). Organisasi ini membawahi 3 konfederasi besar buruh ialah Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia( KSBSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia( KSPI), serta Konfederasi Serikat Pekerja Segala Indonesia( KSPSI).

Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban menyebut MPBI mewadahi dekat 2 juta orang buruh. Jumlah itu tersebar di 300 kabupaten/ kota di 30 provinsi. Serikat buruh lain menurunya bila ingin bergabung anggotanya dapat mencari 1 juta orang.

” Kurang lebih 2 jutaan buat KSPSI, KSPI, serta KSBSI. Serikat yang lain jika digabung dekat satu jutaan,

Nanang menarangkan paling tidak terdapat 9 poin yang jadi kekhawatiran buruh. Ialah, upah sektoral yang dihilangkan, pesangon dikurangi, PHK dipermudah, tenaga kerja asing( TKA) leluasa bekerja di Indonesia, dan tidak terdapat sanksi pidana buat industri.

” Poin- poin ini sangat merugikan para pekerja buruh. Industri hendak terus menjadi semena- mena menindas para pekerja,” ungkap Nanang.

dengan memblokade jalur raya serta membakar kayu di perempatan jalur Gedangan Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu( 11/ 3).

Di Sulawesi Selatan, seribuan orang yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak( Geram) bersama gabungan mahasiswa mengelar aksi demonstrasi menentang RUU Omnibus Law Ciptaker di depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan, di Makassar, Rabu( 11/

Di Jambi, ratusan buruh dari Aliansi Pekerja Buruh Jambi yang menggelar unjuk rasa menyebut RUU Omnibus Law mengecam hak- hak pekerja ataupun buruh.

Menteri Ketenagakerjaan( Menaker) Ida Fauziyah membenarkan pemerintah senantiasa membuka ruang diskusi buat berikan masukan dan revisi atas RUU Omnibus Law Cipta Kerja walaupun draf telah masuk ke DPR.

” Kami menyadari jika terdapat yang mengkritisi ataupun apalagi bisa jadi menolak, kami wajib terus banyak menarangkan, serta ini yang kami jalani,” kata ia, dilansir dari Antara.

Be the first to comment

Leave a Reply