Bila Langgar Aturan Corona,Keluarga Rela Luka Jovic Dipenjara

Tolakamsiong – Ayah Luka Jovic, Milan Jovic, ikhlas bila si anak dipenjara sebab melanggar ketentuan karantina dengan kembali ke Serbia. Tetapi, dengan ketentuan penyerang Real Madrid itu diputuskan bersalah.

Cedera memutuskan kembali ke kampung taman di tengah masa karantina yang diajarkan pihak Madrid terpaut pandemi corona. Mantan pemain Eintracht Frankfurt itu dilaporkan kembali sebab mau mendatangi acara ulang tahun si pacar, Sofia Milosevic.

Langkah Cedera ini membuat Pemerintah Serbia meradang. Terlebih, Cedera dikabarkan memperingati ulang tahun si pacar di ruang publik begitu datang di Belgrade.

Aksi Cedera ini bertentangan dengan anjuran pemerintah yang mengharuskan siapapun yang tiba ke Serbia wajib diisolasi sepanjang 28 hari. Penyerang 28 tahun itu juga terancam hukuman sebab tindakannya tersebut.

Baca Juga : Fellaini Mantan Pemain MU Positif Virus Corona

” Saat ini ia seakan seseorang kriminal. Bila ia wajib dipenjara hingga perkenankan ia dipenjara,” ucap Milan Jovic semacam dikutip Sport.

” Aku sangat sepakat dengan presiden, tetapi bila ia bersalah.”

Milan membenarkan data yang sudah tersebar luas terpaut Cedera merupakan salah. Milan mengaku si anak tidak berhura- hura buat memperingati ulang tahun pacarnya di ruang publik.

Bagi Milan, Cedera cuma diam di apartemen begitu datang di Serbia.

” Ia tiba ke Belgrade serta tinggal di apartemen. Gambar ia berhura- hura itu terjalin di Spanyol sebagian bulan yang kemudian. Apalagi Sofia( pacar ia), yang tengah memiliki tidak dapat keluar dari apartemen,” ucap Milan.

Tadinya, Perdana Menteri Serbia Ana Brnabic melontarkan kritik keras atas perilaku Cedera. Brnabic memperhitungkan aksi si pemain meninggalkan Spanyol buat kembali ke Serbia jadi contoh kurang baik dari seseorang figur publik.

” Kami mempunyai contoh negatif dari bintang sepak bola kami, yang memperoleh bayaran jutaan serta mengabaikan harus isolasi diri dikala kembali ke rumah,” katanya.

Be the first to comment

Leave a Reply