Bentrok Ojol Rawamangun Disebabkan Oleh Tiga Debt Collector

Tolakamsiong – Bentrok Ojol Rawamangun Disebabkan Oleh Tiga Debt Collector. Unit Reserse Kriminil Polres Jakarta Timur memutuskan tiga orang terduga dalam momen benturan massa di Jalan Pemuda, Rawamangun, Selasa (18/2). Ke-3 terduga itu profesinya jadi penagih utang atau debt collector.

“Telah kita tentukan ada tiga terduga,” kata Kasat Reskrim Polresto Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo lewat sambungan telephone di Jakarta, Rabu (19/2).

Disebutkan Hery momen benturan yang berlangsung di Jalan Raya Pemuda, persisnya di seberang Kantor Pos Rawamangun dipacu tingkah ke-3 terduga yang disangka kuat merampas paksa sepeda motor punya seorang debitur.

“Penarikan kendaraan credit dengan paksa dalam tempat umum itu dilarang oleh undang-undang. Kan, telah ada ketentuannya dari Mahkamah Konstitusi,” tuturnya.

Penarikan kendaraan punya debitur yang memiliki masalah karena credit macet ada mekanisme hukum yang perlu ditempuh.

“Kami masih dalami masalah ini, sesaat ini baru tiga orang itu. Inisialnya kelak ya,” tuturnya.

Baca Juga : Bayar SPP Pakai Gopay, Pakar IT Kritik Nadiem Makarim

Benturan di antara beberapa pengemudi ojek online dengan penagih utang di Jalan raya Pemuda, Rawamangun, berlangsung pada Selasa jam 17.30 WIB.

Waktu itu seorang pengendara motor wanita di stop lajunya oleh ke-3 terduga. Mereka ingin ambil kendaraan yang kemudikan wanita itu.

Tetapi debitur yang profesinya jadi ojek online itu menampik. Dia malah mengontak partnernya dari komune pengendara ojek online.

Kericuhan berlangsung, diwarnai bentrokan fisik serta sama-sama kejar di antara ke-2 faksi. Satu bangunan kios kopi alami kerusakan dibagian atap.

“Ada seseorang terkena jam,” kata Hery.

Be the first to comment

Leave a Reply