Akibat Wabah Corona, Pemilihan Wagub DKI Resmi Ditunda Selama

Tolakamsiong – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi memutuskan untuk menunda wakil gubernur terpilih pleno Jakarta. Keputusan ini diambil virus Prasetyo corona Deployment Pertimbangan (Covid-19) di Jakarta besar.

“Saya baru saja menandatangani penundaan wakil gubernur pemilu pleno Jakarta sebagai bentuk kepedulian terhadap virus pandemi tiba di mahkota,” kata Edi @PrasetyoEdi_ melalui akun Twitter pribadinya, Jumat (20/3).

Baca Juga : Prediksi Pemerintah Kasus Corona Turun Selepas April

Sebanyak 32 dari mereka meninggal dan 17 dinyatakan sembuh.

Jakarta adalah daerah yang paling umum dari korona kasus positif dengan 215 kasus. Sementara itu, korban meninggal akibat mahkota telah mencapai 18 orang.

Awalnya, pemilihan Deputi Gubernur Jakarta pleno akan digelar Senin, 23 Maret 2020. Penyelenggara mengatakan pada saat pemilu akan diadakan lagi karena ada tanggung jawab kepada orang-orang.

Komite Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta juga telah mengusulkan bahwa pemilihan menggunakan teknologi sebelum video jarak jauh secara online.

Seperti kita ketahui, karena Uno Uno mengundurkan diri pada bulan Agustus 2018, wakil gubernur, masih berkepanjangan pemilihan gubernur wakil. Sampai saat ini, DPR telah menerima dua calon wakil gubernur, yaitu Nurmansjah Lubis PKS dan Ahmad Riza Patria Gerindra.

Be the first to comment

Leave a Reply