85 Warga Negara Cina Bermodal Visa Wisata Menipu Di Indonesia

Tolakamsiong – 85 Warga Negara Cina Bermodal Visa Wisata Menipu Di Indonesia. Team kombinasi Polda Metro Jaya membekuk 85 terduga masyarakat negara China berkaitan masalah penipuan online atau kejahatan phone fraud.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menjelaskan penangkapan beberapa terduga itu berawal dari info yang diberi oleh kepolisian China mengenai kehadiran terduga di Indonesia.

Atas info itu, polisi selanjutnya lakukan penggerebekan di tujuh tempat, yaitu enam tempat di daerah hukum Polda Metro serta satu tempat di Malang.

“Kita lakukan penangkapan 91 orang di tujuh tempat, dari 91 orang itu 85 masyarakat negara China,” kata Gatot di Polda Metro Jaya, Selasa (26/11).

Tidak hanya masyarakat negara China, polisi ikut membekuk enam masyarakat negara Indonesia. Dikatakan Gatot, enam WNI itu tidak terjebak dalam tindakan penipuan itu tetapi cuma menolong beberapa terduga waktu pergi, menolong kepentingan makan, bersih-bersih rumah, dan lain-lain.

Gatot menjelaskan 85 masyarakat negara China itu hadir ke Indonesia dengan memakai visa wisata. Koordinator beberapa terduga, lanjut Gatot, didapati ada di China.

 

Baca Juga : NEGOSIASI HABIB RIZIEQ TINGKAT TINGGI DI ARAB SAUDI

 

Menurut pernyataan terduga, mereka jalankan tindakan penipuan itu sepanjang tiga sampai empat bulan. Sesudahnya, mereka umumnya akan diganti oleh aktor lain.

Diterangkan Gatot, dalam jalankan laganya, beberapa terduga mengaku-aku jadi jaksa, polisi, sampai pegawai bank.

Triknya, beberapa terduga menelepon korban satu demi satu serta memberikan keyakinan jika beberapa korban mempunyai permasalahan atau pelanggaran hukum. Nanti, bila korban yakin dengan tipuan beberapa terduga, karena itu korban akan mengirim beberapa uang.

Waktu menelepon korban, kata Gatot, beberapa terduga mengerjakannya dalam satu boks yang direncanakan kedap suara. Maksudnya, untuk lebih memberikan keyakinan beberapa korban.

“Mereka cuma memakai tempat kita untuk transaksi lewat telephone hingga korban jadi tertarik, waktu keluarnya uang, mereka lenyap,” tutur Gatot.

Dalam tiap transaksinya, lanjut Gatot, jumlahnya uang yang ditransfer oleh beragam. Tetapi, jumlahnya keseluruhan uang yang dibuat beberapa terduga dalam tindakan penipuannya itu sampai Rp36 miliar.

Selain itu, Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan memperjelas enam WNI yang ikut dibekuk masih dengan status jadi saksi.

Masalahnya kepolisian tidak temukan bukti jika enam WNI itu terjebak langsung dalam tindakan penipuan itu.

“Sampai sekarang saya belumlah ada bukti mereka terjebak langsung dalam masalah ini, jadi peluang sampai sekarang mereka cuma jadikan jadi saksi,” katanya.

Sedang untuk proses penegakan hukum pada 85 masyarakat negara China itu, kata Iwan, adalah wewenang dari faksi kepolisian disana.

Sekarang, Polda Metro Jaya masih lakukan pengaturan dengan faksi Imigrasi serta kepolisian China berkaitan perlakuan pada 85 terduga itu.

 

#Tolakamsiong

1 Comment on 85 Warga Negara Cina Bermodal Visa Wisata Menipu Di Indonesia

Leave a Reply