1 Kasus Baru di Kota Kediri, 77 Orang Positif Corona di Jatim

Tolakamsiong – Jumlah penderita positif corona( Covid- 19) di Jawa Timur, Sabtu( 28/ 3) meningkat jadi 77 orang, ataupun meningkat 11 orang dari jumlah tadinya 66 pada Jumat.

” 7 orang di antara lain di Surabaya, Magetan 1 orang, Sidoarjo tambah lagi 1 orang, Gresik 1 orang, serta Kota Kediri 1 orang,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negeri Grahadi, Surabaya Sabtu( 28/ 3).

Khofifah berkata Kota Kediri jadi wilayah terkena baru di Jawa Timur. Itu maksudnya Kediri saat ini menyusul kabupatan/ kota lain yang lebih dahulu berstatus zona merah.

” Terdapat bonus satu lagi titik zona merah ialah Kota Kediri,” kata Mantan Menteri Sosial RI tersebut.

Baca Juga : Banda Aceh Terapkan Lockdown, 2 Orang Positif Corona

Secara kumulatif, sebaran penderita positif corona di Jatim ada di Surabaya 40 orang, Sidoarjo 9 orang, Magetan 9 orang, Kabupaten Malang 5 orang.

Kota Malang 3 orang, Gresik 2 orang, Situbondo 2 orang, Kabupaten Kediri 2 orang, Kota Kediri 1 orang, Batu 1 orang, Lumajang 1 orang, Jember 1 orang, Blitar 1 orang.

Dari jumlah itu, sama jumlah penderita sembuh ataupun penderita wafat di Jatim tidak hadapi kenaikan, ialah sebanyak 8 orang dinyatakan sembuh. Sebaliknya 4 orang di antara lain di nyatakan sudah wafat dunia.

Tidak cuma jumlah penderita positif yang bertambah, penderita dalam pengawasan( PDP) serta orang dalam pemantauan( ODP) di Jatim juga hadapi akumulasi yang signifikan.

” Setelah itu dari hasil tracing hari ini yang tercatat PDP terdapat 307 orang, serta ODP terdapat 4. 568 orang di segala Jatim,” ucapnya.

Khofifah menegaskan warga supaya terus tingkatkan kewaspadaan, dengan mematuhi imbauan physical distancing, dan mempraktikkan pola hidup bersih serta sehat.

Dia juga mengaku sudah menjalakan koordinasi dengan Forkopimda di tingkatan provinsi sampai di tingkat terbawah ialah kecamatan sampai desa supaya terus melaksanakan langkah- langkah penangkalan penularan covid- 19.

” Posisi ini wajib Forpimda berseiring, wajib bersama berikhtiar, bersama melaksanakan langkah- langkah penangkalan supaya efisien lagi. Salah satunya merupakan mengimbau masyarakat supaya tidak keluar rumah, kecuali buat suatu yang sangat berarti,” kata ia.